20.1 Kasus Sulit 1: Printer Dapur Kehabisan Kertas Mid-Order saat Peak Hour¶
Kasus Riil: Jaringan stasiun dapur menggunakan printer kertas thermal cadangan. Saat order bertubi-tubi di malam minggu, kertas thermal habis di tengah proses cetak pesanan meja VIP. Chef tidak sadar ada pesanan masuk, memicu keterlambatan saji masakan secara fatal.
Incident Mitigation Flow:
Driver printer kasir mendeteksi status kegagalan cetak (Out-of-Paper error code via USB/LAN interface).
Gateway lokal POS segera memicu notifikasi visual alarm kedip merah berbunyi di layar kasir utama: "STASIUN DAPUR KEHABISAN KERTAS!".
KDS stasiun koki secara otomatis mencadangkan item pesanan tersebut ke antrean digital di layar utama kasir pos cadangan untuk dibaca kasir secara manual, menghindari hilangnya tiket pesanan (zero ticket loss guarantee).
20.2 Kasus Sulit 2: Kesalahan input Split Bill setelah Pembayaran Pertama Berhasil¶
Kasus Riil: Kasir melayani split bill meja 03 ke Pelanggan A dan Pelanggan B. Pelanggan A membayar bagian tagihan dia sebesar Rp 150.000 dengan sukses menggunakan QRIS Dinamis. Saat beralih ke Pelanggan B, kasir baru tersadar salah memasukkan item barang milik pelanggan A ke bill milik pelanggan B.
Incident Mitigation Flow:
Sistem melarang keras pembatalan seluruh transaksi meja karena invoice A sudah lunas bersertifikat di sistem Payment Gateway (Locked Paid State).
Sebagai solusinya, sistem menyediakan fitur tombol "Adjust Unpaid Split". Kasir dapat memindahkan sisa item yang belum terbayar di bill B kembali ke keranjang induk meja secara logis tanpa mengganggu pembayaran A yang sudah sah lunas.
Selisih komputasi PPN 11% dan Service Charge sisa transaksi dihitung ulang otomatis di invoice B secara adil.