Lewati ke isi

Sentra Service — Work Order Module

Modul Work Order mencakup penugasan staf otomatis, pelaksanaan jasa, manajemen durasi dinamis, dan integrasi upselling produk ritel.

10.1 Alur Logika Penugasan Staf Otomatis (Auto Assignment Algorithm)

Ketika pelanggan memesan layanan tanpa memilih nama staf (no preference): 1. Filter Skill: Sistem memfilter staf yang memiliki tag kemampuan (skills array) sesuai jasa yang dipesan. 2. Filter Roster: Sistem memeriksa jadwal kerja (staff_schedules) pada tanggal tersebut untuk menyaring staf yang sedang bertugas, tidak cuti, dan tidak sedang dalam jam istirahat. 3. Load Balancer (Utilisasi Terendah): Dari daftar staf yang lolos penyaringan, sistem menunjuk staf yang memiliki total durasi kerja riil paling sedikit pada hari tersebut. Hal ini memastikan pembagian komisi kerja merata dan mencegah kelelahan staf (staff burnout).

12.1 Dynamic Buffer Zone & Delay Propagation Prevention

Setiap jasa memiliki data durasi dasar (base duration) dan zona waktu pembersihan (buffer time). - Premium Haircut: Durasi 45 menit + Buffer 10 menit. - Jika janji temu dibuat pada pukul 09.00, sistem menandai slot staf tersebut terisi penuh hingga pukul 09.55. Slot berikutnya yang bisa dipesan pelanggan lain untuk staf yang sama paling cepat dimulai pukul 10.00. - Delay Alerting Engine: Jika staf belum menandai status pengerjaan selesai di tabletnya pada menit ke-45, sistem memicu pengiriman alert di dashboard resepsionis: "Pengerjaan Staf A meja 02 terlambat 5 menit. Mempersiapkan reschedule otomatis antrian berikutnya..."

13.1 Mekanisme POS Checkout & Pengurangan Stok Ritel

Meskipun sistem berfokus pada jasa, penjualan produk fisik (upselling) memberikan kontribusi margin keuntungan yang sangat besar.

  1. Saat pengerjaan jasa selesai, staf memindai barcode produk ritel tambahan (pomade, toner, oli mesin, dll) lewat aplikasi tablet staf.
  2. Item ritel tersebut masuk secara otomatis ke status draft invoice transaksi pelanggan yang sedang berjalan.
  3. Saat transaksi dicheckout lunas oleh kasir utama di lobi depan, sistem memicu dua aksi simultan:
  4. Stok fisik produk ritel di database outlet langsung terpotong.
  5. Nilai komisi upselling ritel staf langsung dicatat ke dalam log performa harian staf yang bersangkutan.