Lewati ke isi

Sentra Retail — Inventory & Warehouse Module

Manajemen logistik di industri retail fisik menuntut kepatuhan tinggi untuk menekan angka kehilangan barang (shrinkage) dan menjaga keandalan data.

10.1 Alur Stock Transfer Order (STO) Cabang

Proses mutasi barang antar cabang dirancang dengan sistem verifikasi dua arah (Two-Way Handshake) untuk menghindari penggelapan barang di jalan:

[Store Pengirim]
       ▼ (Status: DRAFT)
1. Buat Permintaan Transfer (Input Cabang Penerima & Kuantitas Item)
       ▼ (Status: IN_TRANSIT)
2. Approval Kepala Toko Pengirim + Cetak Surat Jalan -> Potong Stok Pengirim
       ▼ (Barang dikirim via kurir internal/logistik)
[Store Penerima]
       ▼ (Status: PARTIALLY_RECEIVED / COMPLETED)
3. Penerima Melakukan QC & Menghitung Ulang Barang Fisik yang Sampai
   - Jika Jumlah Sesuai -> Set status COMPLETED -> Tambah Stok Penerima
   - Jika Jumlah Kurang/Selisih -> Catat Selisih ke Laporan Kehilangan (Audit Trail)

10.2 Proses Stock Opname Tanpa Bocoran (Blind Opname)

Untuk mencegah manipulasi data oleh staf gudang yang malas, sistem menerapkan Blind Opname: 1. Staf Admin membuat jadwal Stock Opname di Web Backoffice. 2. Saat opname dimulai, sistem pada hand-terminal scanner staf hanya memunculkan daftar nama produk tanpa kolom stok teoritis sistem. Staf wajib memindai barcode fisik satu per satu dan mengisi jumlah fisik riil. 3. Selisih hitung otomatis dilaporkan ke platform owner dengan log penanggung jawab mutlak (Accountability Log).